Oleh: akbarzainudin | Februari 5, 2013

 

Mutiara Man Jadda Wajada #1

MENJAGA HATI

احرص علي حفظ القلوب من الاذي فرجوعها بعد التنافر يصعب

“Ihrish ‘ala hifdzi al-quluubi min al-adzaa farujuu’uhaa ba’da at-tanaafuri yash’ub”

Berusahalah menjaga hati dari rasa sakit, karena kembalinya hati setelah saling menjauhi sangat sulit

Apa yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya? Hati dan perasaan. Manusia mempunyai hati dan perasaan yang peka yang perlu kita jaga agar tidak terluka.

Dalam hubungan sehari-hari, di rumah dengan pasangan, anak-anak, orang tua, kakak dan adik, juga dengan teman-teman di sekolah, tempat kuliah dan di kantor berusahalah sekuat tenaga untuk menjaga perkataan dan sikap kita agar tidak menyakiti orang lain.

Mungkin kita berpikir bahwa tidak apa-apa, sekarang akan terluka, toh nanti sembuh dengan sendirinya. Ternyata tidak begitu, hati yang terluka tidak mudah disembuhkan. Walau sudah sembuh sekalipun, bekas luka itu tidak serta merta menghilang. Luka itu akan selalu membekas, hingga lama, bahkan kadang tidak bisa hilang sama sekali.

Menjaga hati, menjaga perasaan, adalah kunci hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita. Jika ingin memperbaiki hubungan kita, mulailah dengan menjaga hati dan perasaan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: