Oleh: akbarzainudin | Desember 29, 2009

Kunci Keberhasilan

 

Menuju Tangga Keberhasilan

 

Jika orang bisa membeli kunci keberhasilan, mungkin orang akan berbondong-bondong mengantri untuk membeli kunci tersebut. Jika harganya mahal, ia akan melakukan berbagai cara untuk bisa membeli kunci yang akan membuat dirinya berhasil mencapai apa yang ia cita-citakan. Maka, di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan rasional, orang masih percaya kepada dukun dan paranormal yang dianggap bisa memberikan mereka kunci keberhasilan, baik dalam usaha maupun karir.

Padahal, keberhasilan atau kesuksesan bukanlah sebuah proses instan. Kesuksesan adalah hasil dari sebuah proses dan perjalanan panjang yang harus dilalui seseorang. Tidak ada kunci instan, semua memerlukan proses yang panjang. Proses itu dimulai dengan apa yang disebut sebagai membangun mimpi dan cita-cita. Bangunlah mimpi-mimpi sebagaimana anak-anak kecil dengan bebasnya membicarakan cita-cita dan mimpi-mimpi mereka saat mereka dewasa nanti.

Turunkan mimpi-mimpi besar itu menjadi target-target yang bisa terukur. Dalam tiga sampai lima tahun ke depan, buatlah target dalam beberapa bidang, misalnya dalam bidang keuangan, karir, pendidikan, keluarga, dan juga sosial keagamaan atau kemasyarakatan. Pada bidang keuangan misalnya, targetkan dalam lima tahun ke depan kita mesti bisa mendapatkan peghasilan berapa setiap bulannya, atau sudah menabung berapa rupiah. Dalam hal aset, dalam lima tahun ke depan kita bisa targetkan memiliki kendaraan ataupun rumah. Targetkan juga dalam lima tahun ke depan, karir kita sudah dalam posisi apa, atau kita sudah mendapatkan pekerjaan dalam bidang apa. Dalam hal pendidikan, jika kita menginginkan untuk kuliah lagi, maka perlu ditargetkan kapan hal itu akan dilakukan. Selain pendidikan formal, mungkin kita memerlukan beberapa sertifikasi profesional yang akan memperkuat bidang yang kita geluti. Itu semua mesti ditargetkan dan direncanakan dengan baik.

Dalam konteks keluarga juga begitu, bagi yang belum menikah, perlu membuat target kapan akan menikah. Sementara bagi yang sudah berkeluarga, baik juga untuk merencanakan kapan akan mempunyai anak pertama, kedua, dan seterusnya. Dalam bidang keagamaan, kita perlu juga untuk merencanakan dan mentargetkan kapan bisa melakukan ibadah umroh atau ibadah haji misalnya. Adanya target-target yang telah terukur ini menjadi penting karena akan memberikan kita arah ke mana masa depan akan dijalankan.

Dengan keterbatasan waktu dan energi kita, saatnya lebih memfokuskan diri dalam mencapai target-target yang telah ditentukan. Tanpa adanya fokus yang jelas, waktu kita akan habis karena ingin menggapai banyak hal. Akibatnya, alih-alih mendapatkan banyak, bisa-bisa semuanya malah tidak bisa kita dapatkan. Adanya target-target yang terukur juga menjadikan kita termotivasi untuk bekerja keras dalam mencapai target-target tersebut. Adanya target menjadikan kita tidak menyerah jika ada halangan ataupun rintangan yang menghadang. Motivasi hidup kita akan selalu terjaga karena impian dan cita-cita yang ingin kita raih. Karena itu, mulailah merencanakan masa depan Anda.

Tentu saja tidak cukup dengan hanya bermimpi. Kita memerlukan strategi dan pengetahuan tentang bagaimana mencapai mimpi-mimpi kita. Tidak sekedar bekerja keras, tetapi kerja keras yang kita lakukan mengarah pada bagaimana mimpi kita bisa tercapai. Kesuksesan tidak sekedar memerlukan keberanian dalam melakukan sesuatu, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang baik agar kita bisa mencapai target yang telah kita tetapkan. Karena itulah, jangan pernah berhenti belajar, menambah pengetahuan dan keterampilan yang kita miliki.

Mulailah dengan merenung untuk melihat berbagai potensi yang ada dalam diri kita. Jangan terlebih dahulu membatasi diri bahwa kita hanya mempunyai potensi dalam satu bidang tertentu. Siapa tahu sebenarnya kita mempunyai potensi dalam beberapa bidang yang mungkin saja akan jauh lebih berkembang. Kembangkan bidang-bidang dan keahlian yang menjadi kekuatan kita. Perbaiki kelemahan yang kita miliki. Temukan keunggulan bersaing yang menjadi nilai tambah kita dibandingkan orang lain. Ciptakan dan kembangkan terus keunggulan bersaing ini agar menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan. Mulailah mengatur waktu dan kehidupan kita sebaik-baiknya. Target-target besar yang kita rancang dibuat secara lebih rinci dalam target-target tahunan, bulanan, dan juga rencana mingguan. Jangan biarkan hari berlalu tanpa ada rencana dan target harian, karena waktu terus berjalan. Jangan menunda hingga esok apa yang bisa dilakukan hari ini. Saatnya menyelesaikan pekerjaan sekarang agar esok bisa menyelesaikan pekerjaan yang lain.

Disiplin menjaga produktivitas kerja adalah kunci utama agar kita bisa konsisten dalam menjalankan berbagai perencanaan yang kita buat. Disiplin artinya memaksa diri untuk melakukan berbagai hal sesuai komitmen yang kita bangun. Disiplin mempunyai makna penting karena tanpa disiplin yang tinggi kita akan banyak terpengaruh oleh tantangan dan rintangan dalam mencapai apa yang kita cita-citakan. Disiplin menjaga kita agar tidak menyerah saat ada permasalahan. Disiplin juga menuntut kesabaran bahwa kesuksesan membutuhkan perjalanan panjang. Tidak ada keberhasilan instan.

Mulai dari sebuah impian, jadikan impian itu menjadi target-target yang lebih terukur. Yakinlah, bahwa keberhasilan itu milik semua orang, termasuk kita. Keberhasilan adalah pilihan hidup kita. Jika kita mau bersungguh-sungguh dan bekerja keras, impian dan cita-cita itu sangat mungkin kita dapatkan, MAN JADDA WAJADA!

Tulisan ini dimuat di MAJALAH GONTOR, Desember 2009.


Responses

  1. bener banget pak,,SEMANGAT,,!!!

  2. Ya, mesti tetep semangat, emang…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: