Oleh: akbarzainudin | Desember 23, 2009

Kerja Keras, Kerja Cerdas

Semalam, dengan beberapa teman-teman panitia Silatnas IKPM Jakarta, kita bertemu dengan Pimpinan Pondok Gontor, KH Abdullah Syukri Zarkasyi. Selain membicarakan acara SILATURAHIM NASIONAL (SILATNAS) IKPM, yang akan diadakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, JCC hari AHAD, 17 Januari 2010 mulai pagi hingga petang, kita juga membicarakan banyak hal. Ngga terasa, mulai dari Maghrib hingga waktu menunjukkan pukul 01.00. 

Salah satu yang menarik buat saya, masih terngiang apa yang dinasehatkannya tentang bagaimana kita mengembangkan diri untuk terus berhasil. Kata Pak Kyai: “Kita harus bekerja keras untuk bisa meningkatkan diri kita masing-masing. Tanpa kerja keras, kita tidak akan mampu berkembang sesuai dengan apa yang kita inginkan. Lalu apa yang dimaksud dengan kerja keras?

Ada empat hal yang perlu dilakukan dalam KERJA KERAS ini. Pertama adalah BERPIKIR KERAS. Jika kita terus menerus memikirkan apa yang harus kita lakukan setiap saat, apa yang bisa kita lakukan agar diri kita bisa berkembang, apa yang salah dengan sesuatu yang telah kita kerjakan, maka setiap masalah akan selalu ada jalan keluarnya. Dengan terus berpikir, kita menjadi lebih kreatif, lebih percaya diri, dan lebih banyak alternatif kerja yang bisa membawa kita kepada kemajuan.  Jadi, teruslah berpikir untuk kemajuan kita.

Kedua, adalah BERTINDAK KERAS. Jangan sekedar diomongkan atau dipikirkan. Adalah bagaimana kita dengan kesungguhan melakukan berbagai tindakan dan kerja-kerja dalam mencapai apa yang kita inginkan. Berapa lama waktu kita gunakan dalam sehari-hari untuk bekerja secara produktif, dan berapa lama yang kita gunakan untuk main-main? Kerja keras semacam inilah yang bisa membuat kita lebih maju, mandiri, dan terus naik menggapai kesuksesan yang kita inginkan. Tidak ada yang namanya keberhasilan tanpa ada kerja keras. 

Ketiga adalah BERDOA KERAS. Berdoa adalah selalu menghubungkan diri kita dengan Tuhan agar dalam setiap pekerjaan kita mendapatkan keberkahan dari-Nya. Mulailah melaksanakan sembahyang wajib, puasa, dan pergunakan waktu di mana saja untuk berdzikir dan mengingat Allah. Dengan berdoa keras hati kita akan tenang, dan insya-Allah kita selalu diberi keberkahan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. 

Dan terakhir adalah KERAS DALAM BERSABAR. Artinya, kalau kita sudah bekerja keras tetapi belum mendapatkan apa yang kita inginkan, berarti mungkin memang Tuhan belum mengizinkan kita mendapatkannya. Yakinlah, suatu saat nanti Tuhan akan memberikan sesuatu pada saat yang, sehingga akan selalu indah pada waktunya. Jadi, kalau belum berhasil, bersabarlah. InsyaAllah akan ada selalu hikmah dibalik kesabaran yang kita lakukan.

Bagaimana kita mengukur bahwa kita sudah bekerja keras dalam kehidupan kita, mudah saja. Jika dalam 1-2 tahun ke depan tidak ada perubahan apa-apa dalam hidup kita, saatnya melakukan introspeksi diri, mungkin kita belum bekerjka keras. Jadi, mengapa masih bermalas-malasan? Ayo, kita mulai bekerja dengan baik, sekarang juga………


Responses

  1. seger
    keren
    syukran


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: