Oleh: akbarzainudin | Maret 6, 2008

Mulai Dari Pikiran Anda

Kuncinya adalah Pikiran

Dari manakah kekuatan positif dan negatif seorang berasal? Tidak lain dan tidak bukan, kekuatan itu berasal dari pikiran. Pikiranlah yang membuat perintah kepada seluruh organ tubuh untuk melakukan sesuatu. Pikiranlah yang mempengaruhi perasaan dan kekuatan manusia untuk takut atau berani dalam mengambil keputusan. Kunci utama dari kesuksesan manusia adalah cara dia mengelola pikirannya.

Orang yang belajar bersepeda, ketika ia berpikir tidak bisa naik sepeda, maka selamanya ia tidak akan pernah bisa naik sepeda. Ketika ia berpikir untuk takut jatuh, iapun akan dihantui oleh pikiran tentang jatuh yang menyebabkannya takut belajar. Sebaliknya, orang yang memberanikan diri bersepeda dan mengambil risiko untuk jatuh, timbul keberanian yang besar yang pada akhirnya akan mempengaruhi keseimbangan tubuhnya.

Keberanian yang bermula dari cara kita mengelola pikiran inilah yang membantu seseorang belajar melakukan sesuatu secara baik. Tanpa adanya pengelolaan pikiran dengan benar, seseorang tidak akan pernah berani memulai sesuatu. Kekuatan positif bermula dari bagaimana mengelola pikiran.

Jangan batasi pikiran Anda

Salah satu kecenderungan negatif lain yang sering dilakukan seseorang adalah apa yang disebut sebagai “underestimate” (meremehkan, merendahkan) kekuatan yang dimilikinya. Akhirnya, hal itu menimbulkan rasa rendah diri yang tidak perlu pada saat melakukan sesuatu.

Contoh yang sering terjadi adalah, pada saat kita ingin melakukan sesuatu, di awal kita sudah terlebih dahulu takut dan tidak berani melakukan karena banyak hal: “merasa belum cukup umur, tidak berbakat, tidak berpengalaman, takut tidak bisa, takut mengecewakan”, dan berbagai ketakutan lain yang sifatnya merendahkan diri sendiri.

Pada akhirnya, pikiran semacam itu menjadi belenggu bagi diri sendiri untuk melihat dan memanfaatkan peluang yang tersedia. Kemauan dan kemampuan yang sudah ada pada diri sendiri terhambat oleh pemikiran sempit yang celakanya ditimbulkan oleh diri sendiri.

Karenanya, belenggu pemikiran semacam ini harus terlebih dahulu disingkap, dihilangkan jauh-jauh dari pikiran kita, sehingga potensi dan kesempatan yang terbuka di depan kita bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Seperti anak kecil yang sedang bermain

Lihatlah anak-anak kecil yang sedang bermain. Mereka tidak pernah takut untuk melakukan sesuatu. Mereka bermain dengan teman-temannya tanpa beban berat yang melingkupi hidupnya. Dunia bermain adalah dunia yang indah, di mana beban-beban disingkirkan. Pertanyaannya adalah, bisakah kita menyingkirkan beban-beban berat tersebut, sehingga kita bisa bermain layaknya anak-anak?

Di sinilah seni mengelola beban hidup. Jika kita sadar bahwa hidup ini cuma sekali, maka saatnya untuk menikmati hidup mulai sekarang. Sadari mulai sekarang bahwa hidup ini begitu indah untuk dirasakan. Begitu banyak nikmat yang bisa kita rasakan dibandingkan dengan kekurangan yang harus ditanggung.

Karena itu, jika ada kekurangan dalam diri kita, tidak usah takut untuk berbuat, karena masih banyak kelebihan yang diberikan kepada kita sehingga kelebihan tersebut jika digunakan secara maksimal akan mampu menutupi kekurangan yang kita punya.

Jangan lari dari kenyataan

Lari dari kenyataan adalah cara paling mudah yang biasanya dilakukan seseorang jika ia mendapatkan satu masalah atau persoalan. Namun yang perlu disadari, lari dari kenyataan tidak akan pernah menyelesaikan masalah, bahkan bisa menambah persoalan baru yang sebelumnya tidak terjadi.

Seorang pemuda yang mempunyai masalah karena kehidupan keluarganya berantakan misalnya, jika ia lari dari masalah tersebut dengan menggunakan narkotika dan obat-obat terlarang, alih-alih memecahkan masalah, maka hal tersebut bisa membawa permasalahan baru mulai dari kecanduan hingga kemungkinan masuk penjara karena ditangkap pihak berwajib.

Contoh lain adalah keluarga yang mendapatkan masalah karena kesulitan ekonomi. Jika mereka melarikan diri dari masalah dengan bunuh diri misalnya, maka persoalannya memang selesai, tetapi harus mengorbankan kehidupannya di dunia ini. Tentu bukan hal ini yang kita inginkan bersama.

Apapun permasalahan yang dihadapi seseorang, pasti mempunyai jalan keluar. Kuncinya hanya satu, hadapi masalah itu dan selesaikan. Jangan pernah lari dari masalah karena hanya akan menambah masalah baru yang tidak perlu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: